Labels

daniera (118) kanazawa (7) nada (92) pengetahuan umum (6) profesi guru (1) puisi (16) skripsi (1)

Jumat, 20 Januari 2012

Supernova, Lebih dari Sekedar Ledakan

Surat Untuk Dewi ‘Dee’ Lestari
Untuk Blog Contest Mizan.com


Dee, pertama kali aku baca novel Supernova, "Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh", aku langsung suka. Semua tulisanmu nampak begitu luar biasa buatku yang baru duduk di kelas 2 SMA. Bahkan, aku sampai tidak melewatkan setiap kata yang terdapat di bagian "cuap-cuap". Tiap harinya dalam satu minggu aku membahas Supernova bersama dengan teman-teman Mading sekolah, Bahana Samakta. Dan, ternyata reaksi mereka luar biasa. Aku dan teman-teman Mading lain tiba-tiba saja menjadi penggila berat novel-novelmu. Dan, kamu tahu, kegilaan kami saat itu bertambah saat guru Bahasa Indonesia kami, memasukkan nama 'Dee' di dalam barisan sastrawan, wow!


Aku mengetahui arti supernova tepatnya saat aku menjadi mahasiswa Pendidikan Fisika, tepatnya pada mata kuliah Fisika Modern.Saat SMA, aku menyebutnya ledakan luar biasa. Namun, tidak hanya sekedar ledakan, supernova memiliki energi yang luar biasa besar, yang diproduksi dari fusi nuklir. Supernova, memberikanku sebuah gambaran bagaimana menulis secara luar biasa. Imajinasi tinggi. Realita. Filsafat. Saat membacanya aku merasa bebas, lepas.Mengalirkan energi ke dalam suatu tulisan. Semua begitu terkesan. Membuat aku makin mencintai sastra, dunia kepenulisan, dan fisika, tentunya. Saat itu, sebagai remaja yang geloranya sering bergejolak, aku punya tekad, aku ingin menjadi penulis. Saat itu aku dan genk ku, kalau boleh disebut genk, berhasil membuat suatu tren untuk kalangan kami di sekolah. Kami mendefinisikan 'gaul' jika mampu membahas novel dengan imajinasi berat, seperti novel-novelmu, Dee. Ahh, aku bahagia sekali saat itu, aroma semangat membaca begitu kentara. Aku suka atmosfer yang mendorongku untuk tidak pernah berhenti membaca, berkarya, berbagi. Aku suka semua, dan itu tentunya harus diawali dari sebuah ledakan, dan ledakan pertamaku kudapat dari supernova. Aku begitu terpikat dengan pengetahuan tokoh 'Diva'. Luar biasa. Pencitraan yang istimewa. Penyampaian yang mampu membuat mataku terkait setiap untaian katanya, baik itu yang luar biasa, ataupun karena aku yang belum memahaminya. Ahhhh, aku suka semuanya, Supernova petir, supernova akar.... Semuanya membuatku lebih memaknai kehidupan.


Dee, aku menyimpan banyak mozaik, yang aku sendiri, masih berusaha keras menyusunnya, agar menjadi suatu kesatuan yang utuh. Satu hal yang kudapat darimu, Dee, bahwa penulis yang luar biasa adalah yang mampu menyampaikan pesan dan mengemasnya dengan anyaman ilmu pengetahuan yang luas. Bahwa selanjutnya penulis luar biasa dapat menginspirasi orang lain untuk menjadi penulis. Dari tulisanmu juga, aku merasakan suatu pendobrakan pengungkungan. Ya, kebebasan menulis. Dan sampai sekarang, aku masih berusaha agar mendapatkan kebebasan itu. Surat ini, membuatku kembali membuka dan membaca supernova, membuatku rindu masa-masa aku dapat membahas novel-novelmu, bersama dengan sesama penggilamu. :)

Namun, pada akhirnya aku sangat berterimakasih, aku banyak mendapatkan inspirasi dari tulisan-tulisanmu. Berharap suatu saat nanti aku dapat membicarakan banyak hal denganmu. Love your books, Love you! ***(dari aku, penggila beratmu)

Untuk: Mizan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar